Kembali

Program Kerja Citra Widya Education

Dalam mewujudkan visi dan misi CWE, maka misi jangka panjang CWE 3 (tiga) sampai 5 (lima) tahun ke depan adalah ingin mewujudkan program Trisula, yang diibaratkan sebagai tiga ujung tombak (Trisula) untuk dicapai sebagai sasaran/target perusahaan:

  1. Pendidikan (Education):
    Sasaran dari pendidikan ini adalah mewujudkan pendidikan dengan latar belakang Akademi dengan 1 (satu) program studi atau langsung ke Politeknik Kelapa Sawit dengan 3 (tiga) program studi:
    1. Kejuruan tentang Manajemen Perkebunan (Estate Management).
    2. Kejuruan tentang Manajemen Pabrik (Mill Management).
    3. Kejuruan tentang Manajemen Logistik (Logistics Management).
      Ketiga program studi ini dilengkapi dengan pengetahuan Akuntansi Perkebunan/Pabrik serta English for Specific Purpose (ESP). Diharapkan pendidikan ini dapat sekaligus untuk mendukung community development di daerah kabupaten/propinsi setempat.
  2. Pelatihan (Training):
    Untuk mewujudkan training ini kepada karyawan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan/pabrik kelapa sawit dapat diberikan pelatihan yang dibagi menjadi:
    1. Program Pelatihan (Training Program):
      Program pelatihan ini dibuat oleh CWE sendiri dengan tujuan untuk ditawarkan kepada umum (public) dan para trainee dapat berasal dari berbagai macam perusahaan atau kepesertaannya bersifat perorangan.
    2. Pelatihan Moduler (Modular Training):
      Program pelatihan ini dibuat oleh CWE atas kesepakatan bersama dengan perusahaan calon pengguna (user) dan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan masing-masing pengguna (tailor-made/customized training). Diharapkan training modular ini dapat memenuhi kebutuhan standar masing-masing perusahaan.
      Untuk memenuhi pelatihan training ini perlu dilakukan Training Needs Analysis (TNA) agar dapat memenuhi kebutuhan SDM di kebun/pabrik dan dimintakan persetujuan terlebih dahulu kepada top management perusahaan sebelum dimulai.
  3. Konsultasi Manajemen (Management Consultancy):
    Fungsi ini dapat diwujudkan dengan membantu pembentukan/pembinaan Corporate Culture, meningkatkan produktivitas kerja melalui Total Quality Management, menciptakan Standard Operating Procedure (SOP) untuk memelihara dan membina SDM perusahaan agar dapat lebih kompetitif untuk mampu bersaing, menyiapkan kader-kader Pimpinan di masa yang akan datang dengan melakukan assessment (semacam fit-and-proper test) dan juga dapat melakukan evaluasi struktur organisasi perusahaan melalui organizational development agar dapat dikelola secara lebih efektif dan efisien.

Di samping hal-hal yang tersebut di atas, dapat diwujudkan CWE Clearing House dengan output Best Practices masing-masing perusahaan kelapa sawit (kebun dan pabrik) untuk dapat digunakan oleh perusahaan lainnya dalam pengelolaan kebun maupun pabriknya sebagai management yang telah distandarkan.

Kembali